Tampilkan postingan dengan label Tips Adsense. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Adsense. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

Gunakan unit 336x280, Pendapatan Adsense Anda Akan Lebih Besar

Apakah saat ini Anda menggunakan unit iklan Adsense ukuran 300x250px (kotak sedang)? Belum mencoba ukuran 336x280px (kotak besar)?

Jika ya, sebaiknya Anda segera mencobanya. Unit 336x280 akan memberikan performa lebih baik dibandingkan unit 300x250, itu artinya juga memberikan pendapatan lebih besar.

Nah, kali ini saya akan memberi Anda alasan bagus mengapa Anda harus mengganti unit 300x250 dan beralih menggunakan unit 336x280, terutama untuk unit iklan yang dipasang di dalam posting.

Ukuran lebih besar = lebih baik
Jika Anda perhatikan maka seringkali iklan gambar yang berukuran lebih kecil ditampilkan pada unit iklan yang berukuran lebih besar. Seperti misalnya, iklan gambar ukuran 160x600 ditampilkan di unit 300x600. Begitu juga dengan unit 300x250 bisa muncul pada unit iklan 336x280.

Apa artinya?

Artinya, dengan memilih menggunakan ukuran 336x280, maka iklan gambar dengan ukuran 300x250 pun akan tampil, jika mereka memenangkan persaingan dengan unit iklan yang lebih besar. Dengan kata lain, iklan gambar ukuran 300x250 yang tampil tersebut memiliki nilai per klik yang lebih besar, karena mereka berada pada lelang yang sama dan bersaing dengan unit iklan 336x280. 

Sekali mereka tampil, dan diklik oleh pengunjung blog, maka Anda mendapatkan pendapatan yang lebih besar.

Hal ini tidak berlaku sebaliknya
Tentu saja. Unit iklan yang lebih besar tidak bisa ikut bersaing dalam lelang dengan unit iklan yang lebih kecil. Kenapa? Karena memang tidak akan muat masuk ke frame unit yang lebih kecil. Ini lah mengapa Anda harus memilih unit 336x280px untuk mendapatkan nilai klik lebih besar.

Bagaimana dengan masalah desain?
Ketika iklan gambar berukuran lebih kecil, tampil pada unit 336x280, maka memang ada ruang kosong di sekelilingnya. Tapi itu jauh lebih baik jika dibandingkan dengan unit 160x300 yang tampil pada unit 300x600 misalnya, dimana terlihat buruk karena menyisakan ruang kosong yang cukup besar.

Sedangkan untuk unit 336x280 hanya menyisakan ruang kosong sedikit saja, bahkan di mata pembaca itu tidak akan terlihat unit iklan Anda sedang menampilkan iklan gambar yang berukuran lebih kecil.

Kesimpulannya
Jika saat ini Anda masih menggunakan unit 300x250, segera ganti dengan unit 336x280, dan akan melihat peningkatan pendapatan yang signifikan. Saya sendiri sudah lama mengganti semua unit 300x250 pada halaman posting dengan unit 336x280, dan terbukti memberikan revenue lebih besar.

Jika tidak ingin mengganti semuanya, Anda bisa menggunakan metode a/b testing atau menggunakan fitur eksperimen Adsense. Setelah yakin mana yang terbaik, Anda kemudian dapat memilih salah satunya.

Ada punya pengalaman lain? Silakan berbagi melalui komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Selasa, 24 Desember 2013

Cukup Satu Script Asinkron Adsense untuk Semua Unit Iklan

Saat ini, secara default, Google menyarankan bagi publisher Adsense agar menggunakan kode asinkron untuk setiap unit iklan yang dibuat dan sekarang sudah tidak lagi berupa versi beta.

Seperti yang pernah saya sampaikan, bahwa menggunakan kode asinkron Adsense secara signifikan dapat mempercepat tampilan halaman, karena dengannya halaman tampil penuh tanpa harus menunggu script adsense diload sempurna.

Nah, kali ini saya ingin menyampaikan bahwa jika Anda menggunakan kode asinkron, maka Anda tidak perlu meletakkan script adsense pada semua kode unit iklan yang dipakai. Meload script yang sama pada satu halaman secara berulang-ulang, jelas tidak ada manfaatnya, dan yang jelas membuat pemuatan halaman menjadi lebih lambat.

Lalu, bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan hanya meletakkan satu script adsbygoogle.js, sehingga script ini hanya diload sekali saja. 

Mari lihat kode script asinkron iklan Adsense berikut:

<script async src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
style="display:inline-block; width:468px; height:60px"
data-ad-client="ca-pub-9390945xxxxxxxx"
data-ad-slot="4538xxxxxx"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Ambil kode:

<script async src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>

Lalu letakkan script tersebut di bagian <head>, persis dibawah </b:skin>. Dengan begitu, script ini diload lebih awal.

script asinkron unit iklan adsense

Selanjutnya, untuk setiap masing-masing unit iklan yang dipasang dimana saja, Anda tidak perlu mencantumkan kembali script diatas. Cukup menaruh kode seperti ini saja:

<ins class="adsbygoogle"
style="display:inline-block; width:468px; height:60px"
data-ad-client="ca-pub-9390945xxxxxxxx"
data-ad-slot="4538xxxxxx"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Nah, dengan cara demikian script adsbygoogle.js hanya diload satu kali, sehingga kecepatan loading halaman pun secara keseluruhan menjadi lebih cepat lagi.

Halaman yang bisa tampil cepat tentu saja akan meningkatkan pengalaman pengguna, sehingga menambah nilai plus bagi blog Anda. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa terus lakukan optimasi Adsense, agar pendapatan Adsense Anda makin meningkat dari waktu ke waktu.

Salam.

Senin, 23 Desember 2013

Membuat Ukuran Unit Iklan Adsense Semau Kita

Konon, dulu hanya pemilik akun adsense premium yang diberi keleluasaan membuat ukuran iklan sendiri. Tapi sekarang, tidak lagi. 

Anda bisa membuat unit iklan adsense khusus, guna menyesuaikan dengan desain blog Anda sehingga tampil lebih baik dan lebih rapi. Tapi memang, saya masih belum banyak melihat para blogger menggunakan ukuran khusus ini, mereka lebih memilih ukuran standar yang memang cukup banyak disediakan.

Namun, tidak ada salahnya saya mencoba membuat satu unit iklan ukuran khusus ini. Saya buat sebuah unit dengan ukuran 600 x 60, ditempatkan di bawah posting seperti Anda lihat. Sebelumnya saya menggunakan ukuran 468 x 60, yang tidak memenuhi lebar halaman posting, karena lebar halamannya sendiri adalah 600. Anda bisa lihat seperti ini:

ukuran iklan khusus adsense lebih pas

Anda lihat, secara desain memang tampak lebih rapi. Jadi, jika memang Anda membutuhkan ukuran iklan yang tidak tersedia dari ukuran standar yang disediakan, Anda bisa membuat ukuran sesuai keinginan agar lebih pas dengan desain blog Anda.

Bagaimana cara membuatnya?
Caranya sangat mudah, sama seperti membuat unit iklan biasanya. Hanya kali ini pada menu pilihan Ukuran iklan, pilih Ukuran iklan khusus.


Lalu tentukan ukuran lebar dan tinggi unit iklan yang Anda inginkan. Hanya saja, Anda beberapa ketentuan dalam menentukan ukuran ini:
  • Ukuran lebar antara 120 - 1200
  • Ukuran tinggi antara 50 - 1200
  • Hanya salah satu dimensi yang boleh lebih besar dari 300
Apakah berkinerja lebih baik?
Entahlah, saya sendiri belum memiliki data karena baru saja memasangnya belum lama ini. Dalam 1 bulan ke depan saya akan bagi hasilnya kepada Anda.

Memang, jika dilihat dari sisi desain, dimana pastinya lebih sesuai dan menyatu dengan desain blog Anda secara khusus, mestinya akan lebih bagus. Namun demikian, Google sendiri mengingatkan bahwa, ukuran khusus ini mungkin memiliki inventori lebih sedikit pengiklan, sehingga dapat berimbas terhadap pendapatan.


Jadi kesimpulannya, kembali bergantung kepada Anda. Apakah Anda ingin mencobanya hari ini juga?

Atau memang Anda telah menggunakannya? Bagaimana hasilnya? Bagikan pengalaman Anda melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Salam.

Minggu, 15 Desember 2013

7 Hal yang Saya Benci dari Google Adsense!

Tak diragukan, Google Adsense memang salah satu cara paling mudah dan terbaik mendapatkan uang dari blog ataupun situs web.

Tapi, sekian lama menjalankannya, saya menemukan hal-hal yang membuat saya 'benci' sama Google Adsense.

Mungkin Anda berpikir, bahwa ini hanya sentimen pribadi. Saya tegaskan: Tidak! Apa yang saya sampaikan adalah berdasarkan bukti, apa yang saya alami dan juga dialami oleh banyak blogger lainnya.

Nah, inilah 7 alasan mengapa saya (seharusnya Anda juga) membenci Adsense:

1. Adsense membuat Anda kehilangan pengunjung
Apa benar? Ya. Setiap kali orang mengklik iklan Adsense, maka mereka meninggalkan blog Anda. Itu berarti Anda kehilangan pengunjung! 

Memang, bisa saja orang yang mengklik berbaik hati dengan melakukan: klik kanan >> buka di tab baru, tapi berapa banyak pembaca yang berpikir dan mau repot seperti itu?

Untuk mendapatkan beberapa sen Anda harus kehilangan pengunjung. Yang mana itu juga bisa berarti: Anda kehilangan orang yang akan berlangganan melalui email, Anda kehilangan orang yang akan membeli produk Anda, ......

2. Nilai per klik rendah sekali
Jika target audiens blog Anda bukan dari Amerika Serikat atau negara-negara Eropa Barat, sebaiknya lupakan penghasil melimpah dari Google Adsense.

Memang untuk negara-negara kaya Eropa, nilai per klik cukup lumayan besar, antara $1 - $2 atau bahkan lebih tergantung keyword. Di luar itu, Anda hanya akan mendapatkan rata-rata nilai BPK sebesar $0,01 - $0,05 saja!

Jadi, jika blog Anda hanya memiliki trafik 100 - 1000 per hari, dengan BPK sebesar $0,01 - $0,05, maka Anda hanya akan bisa mengumpulkan $1 - $10 per bulan!

Dengan kata lain, untuk mendapatkan pendatapan lumayan dari Adsense, Anda harus memiliki trafik harian masif, dalam jumlah yang sangat besar.

3. Lama benar untuk menerima pembayaran
Pertama, untuk mulai menerima pembayaran Adsense, Anda harus memverifikasi alamat rumah. Google akan mengirimkan pin ke alamat rumah Anda, yang baru akan sampai 3 - 4 minggu tergantung lokasi. Itupun jika saldo pendapatan Anda telah mencapai minimal $10, jika belum, sampai satu tahun pun pin tidak akan mereka kirimkan.

Kedua, Anda harus menunggu saldo mencapai $100, baru bisa menerima pembayaran. Bahkan setelah berhasil mengumpulkan $100 pun, Anda masih harus menunggu berminggu-minggu (setiap tanggal 24 bulan berikutnya, artinya lebih dari 3 minggu) agar uang sampai ke tangan kita.

Benar-benar butuh kesabaran menunggu 'gajian' dari Google Adsense.

4. Susah sekali untuk disetujui
Saya sendiri baru disetujui setelah 3 kali ditolak sebelumnya. Terlebih lagi, hampir setiap hari saya selalu mendapatkan keluhan dan pertanyaan: "Mengapa kok saya ditolak Adsense?"

Dari waktu ke waktu Adsense semakin memperketat syarat agar sebuah blog disetujui sebagai mitra mereka. Mungkin tujuannya bagus bagi mereka, tapi tidak bagi seorang blogger. 

Yang paling saya benci pada poin ini adalah, kenyataan bahwa karena sering ditolak Adsense, banyak blogger menjadi patah semangat dan akhirnya berhenti mengelola blog. Sangat menyedihkan, seolah mereka membuat blog semata-mata untuk menjalankan Google Adsense!

5. Support email sangat menyebalkan
Jangan berharap mendapatkan peringatan lewat email pada saat akun Anda dibanned. Tidak ada! Sekali mereka menonaktifkan akun Anda, mereka hanya mengirimkan email pemberitahuan.

Hampir 100% email yang mereka kirimkan kepada Anda adalah email dari 'mesin'. Anda tidak bisa menjawabnya. Memang, disediakan halaman bantuan dan form bagi Anda yang ingin 'berkeluh kesah', tapi dari pengalaman saya, saya baru terima balasan berhari-hari (kadang bermingu-minggu) kemudian. Ini hal lainnya yang membuat saya tambah benci sama Adsense.

6. Sekali dibanned, Anda takkan bisa kembali
Dengan alasan melindungi pemasang iklan (pihak yang memiliki uang), mereka begitu ketat menerapkan aturan. Memang, penyebab dibannednya satu akun kebanyakan adalah karena kesalahan publisher sendiri akibat aktivitas klik tidak valid, tapi bukankah semua orang berhak mendapatkan 'kesempatan kedua?' Inilah yang tidak diberikan oleh Google Adsense.

Memang ada prosedur mengajukan banding pada saat Anda dibanned, tapi dari pengalaman 99,99% pengajuan banding tidak berhasil.

Kemudian, meskipun Anda berusaha mendaftarkan lagi dengan blog baru, yang sangat memenuhi syarat Google Adsense sekalipun, mereka tetap akan menolak Anda. Sekali dibanned, lupakan saja Google Adsense, Anda tidak akan diperkenankan lagi mengikuti program mereka.

7. Terlalu banyak aturan
Pernah membaca TOS (term and conditions) mereka sampai tuntas? Berapa jam Anda habiskan untuk menyelesaikannya? Jujur, saya sendiri belum pernah membaca semuanya sampai tuntas. Karena terlalu banyak aturan!

Google Adsense, memiliki banyak sekali aturan yang harus dipatuhi oleh publishernya. Sekali melanggar, resiko banned siap menimpa. Apakah Anda siap menjalankan program dengan segudang aturan?

Itulah 7 hal yang membuat saya benci sama Google Adsense. Tapi, segala hal selalu memiliki dua sisi berbeda. Di saat saya memiliki 7 alasan untuk membenci Adsense, ada 8 alasan saya menyukai Google Adsense.

Bahkan saya punya satu alasan utama, yang dengan satu alasan tersebut, sudah mampu membuat impas 7 alasan mengapa saya membenci mereka.

Apa yang paling saya suka dari Google Adsense?

Cuma satu: karena saya rutin mendapatkan uang jajan setiap bulan dari Google Adsense! Hehe....

Nah, giliran Anda yang menyampaikan pendapat.

Termasuk golongan manakah Anda?

Termasuk yang membenci atau menyukai Adsense?

Atau mungkin Anda memiliki alasan jauh lebih banyak dari saya mengapa membenci Google Adsense?

Jika Anda punya unek-unek tentang Adsense, silakan tumpahkan semuanya melalui komentar.

Salam.

Sabtu, 14 Desember 2013

Bagaimana Cara Menampilkan Penghasilan Adsense dalam Rupiah

Dulu, kita hanya bisa melihat penghasilan Adsense dalam USD, padahal kita menerimanya dalam bentuk Rupiah. Sehingga rasanya kurang pas.

Karenanya, dulu setiap kali saya membuka akun Adsense dan melihat laporan penghasilan dalam USD, saya selalu mengkonversikan ke Rupiah dulu untuk mengira-ngira seberapa besar sebenarnya penghasilan saya dari Adsense. Tapi, sekarang tidak lagi. Anda bisa langsung melihat penghasilan Adsense Anda dalam mata uang Rupiah.

Sejak beberapa waktu yang lalu, Adsense menambahkan fitur baru untuk melihat penghasilan dalam berbagai mata uang dunia, termasuk Rupiah Indonesia.

Bagaimana cara menampilkan penghasilan Adsense dalam mata uang Rupiah?
  • Setelah masuk ke akun Adsense, klik tab Laporan Kinerja
  • Pilih rentang waktu laporan yang ingin ditampilkan
  • Di bawah kotak rentang waktu, klik tombol Kolom
  • Di bagian Mata uang, pilih IDR - Rupiah Indonesia
  • Klik tombol Terapkan
Nah, sekarang Anda bisa melihat perkiraan penghasilan Adsense Anda dalam Rupiah. Bagaimana? Terlihat lebih besar bukan? Contohnya seperti ini:


Hehe..... jadi tambah semangat, iya gak?

Memang, mungkin nilai yang ditampilkan tidak akurat karena fluktuasi nilai tukar mata uang, tapi setidaknya Anda bisa melihat penghasilan Adsense secara lebih 'nyata'.

Jangan lupa terus melakukan eksperimen dan optimasi Adsense, untuk mendapatkan kinerja terbaik Google Adsense Anda. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Minggu, 24 November 2013

Bagaimana Menggunakan Fitur Eksperimen Adsense

Beberapa minggu yang lalu, Google Adsense memperkenalkan fitur baru, yaitu Eksperimen Adsense. Dengan menggunakan fitur ini, bagi Anda yang ingin melakukan a/b testing, tidak perlu lagi melakukan perubahan apapun pada kode script unit iklan. Mudah, praktis.

Setelah Adsense meluncurkan fitur ini saya langsung menggunakannya. Nah, bagi Anda yang belum tahu bagaimana menggunakannya, kali ini saya coba membuat panduan.

Bagaimana cara menggunakan eksperimen unit Adsense?

Setelah Anda login ke akun Adsense, klik tab Iklan saya. Pada bagian kiri klik menu Eksperimen.

cara menggunakan eksperimen adsense

Kemudian buat eksperimen baru, dengan mengklik tombol +Eksperimen baru. Lengkapi semua isian.

isian eksperimen adsense

Beri nama eksperimen baru Anda, misalnya: "Atas postingan gambar vs teks". Jika perlu isi catatan sebagai pengingat hal-hal penting berkaitan dengan unit yang dibuat eksperimen.

Langkah selanjutnya adalah unit iklan Asli, yaitu unit iklan yang ingin kita buat variasinya. Setelah itu, baru kita buat variasi baru dari unit iklan yang dipilih tadi.

variasi unit iklan adsense

Buatlah variasi baru. Misalnya, jika pada unit iklan asli Anda menggunakan jenis iklan gambar, dan Anda ingin mengetahui apakah lebih baik jika menggunakan jenis iklan teks, maka aturlah disini. Anda bisa membuat variasi lainnya dengan merubah warna teks, garis batas, judul dan sebagainya, juga mengganti jenis huruf.

Saya sarankan melakuan hanya SATU perubahan atribut pada variasi baru. Karena kalau Anda merubah beberapa sekaligus, misalnya, Anda merubah judul teks dan link sekaligus, maka Anda akan kesulitan mengenali perubahan mana yang berdampak positif terhadap performa iklan.

Berikutnya, Anda menentukan seberapa besar pemisahan trafik untuk masing-masing unit iklan asli dan unit variasi yang barusan Anda buat.

Secara default, Google menyarankan untuk membiarkan mereka menentukannya secara otomatis (berarti 50:50), namun jika mau Anda dapat merubahnya sendiri dengan cara menggeser slider.

Terakhir, klik tombol Mulai eksperimen. Sekarang Anda sudah memiliki variasi baru dari unit iklan asli, yang akan berganti-ganti tampil di halaman blog Anda.

Laporan eksperimen Anda

Setelah eksperimen berjalan, kembalilah dalam beberapa jam. Maka Anda dapat melihat hasil laporan dari eksperimen yang dilakukan.

Untuk melihat laporan performa unit eksperimen, klik "Lihat laporan".

laporan kinerja unit eksperimen adsense


Sedangkan untuk melihat laporan perbandingan antara unit asli dan unit variasi, klik pada nama eksperimen.

laporan perbandingan unit eksperimen adsense

Maka akan ditampilkan tabel perbandingan, sehingga Anda mengetahui unit mana yang memiliki kinerja terbaik.

tabel laporan eksperimen adsense

Sekali Google mengumpulkan cukup data, maka mereka akan menampilkan skor Keyakinan. Dimana menunjukkan bahwa Google merasa yakin bahwa satu unit iklan tertentu memiliki performa lebih baik dari unit lainnya.

Google menyarankan untuk menunggu sampai skor Keyakinan ini mencapai angka 95% atau lebih sebelum Anda benar-benar memilih unit mana yang akan dijalankan secara mandiri. Sekali Anda memilih unit pemenang, maka selanjutnya, Google hanya akan menayangkan unit tersebut.

Satu hal perlu diingat, bahwa fitur ini masih tahap beta, sehingga mungkin masih ada kekurangan disana-sini. Tapi, ini sebuah lompatan bagus, yang membuktikan Google menginginkan kita sukses sebagai publisher Adsense.

Semoga bermanfaat. Bagi Anda yang sudah melakukannya, kiranya sudi berbagi pengalaman melalui kolom komentar. Selamat melakukan eksperimen!

Salam.

Jumat, 01 November 2013

Cara Mendapatkan Uang dari Google Adsense: Sebuah Panduan Lengkap

Apakah Anda tertarik mendapatkan uang dari Google Adsense?

Ini adalah panduan lengkap, bagaimana Anda dapat menghasilkan uang dari Adsense dengan mengelola blog. Sebuah panduan langkah per langkah dari awal, sampai Anda benar-benar mampu menghasilkan uang. Dilengkapi juga dengan tips bagaimana memaksimalkan pendapatan, menjaga keutuhan akun, informasi tentang kenapa sebuah akun Adsense dinonaktifkan, sampai kepada alternatif selain Adsense.

Semoga tulisan saya kali ini dapat memberi Anda gambaran menyeluruh tentang cara mendapatkan uang dengan menjadi seorang publisher Adsense.

Meskipun saya sarankan Anda membacanya secara runut dari awal sampai akhir supaya mendapatkan pemahaman yang lebih baik, namun jika mau, Anda juga bisa meloncat ke bagian tertentu, dengan mengklik judul di sebelah kanan.



Sudah siap? Yuk kita mulai.

Apa itu Google Adsense?
Adsense adalah salah satu cara mendapatkan uang yang 'menyenangkan' dengan modal sebuah situs atau blog yang Anda miliki, karena sangat mudah diterapkan. Dan ini adalah sumber pendapatan terbesar kedua saya dari internet.

Namun sedari awal, saya juga ingin menyampaikan bahwa Adsense bukanlah program menjadi cepat kaya. Anda butuh sebuah website / blog dengan trafik tinggi untuk mendapatkan hasil memadai dari Adsense.

Saya memiliki alasan tersendiri kenapa saya menyukai Adsense, dapat Anda baca di artikel: 8 Alasan kenapa saya menyukai Adsense.

Mari kita bahas lebih lanjut. Google, mendapatkan pemasukan terbesar dengan memberi kesempatan kepada pemilik situs lain untuk menempatkan iklan pada halaman hasil pencarian miliknya. Nah, semua ini di-manage oleh program mereka yang disebut Google Adwords, sebuah program pemasaran internet berbasis PPC (pay per click).

Untuk mengetahui istilah yang sering digunakan dalam dunia periklanan internet, silakan baca artikel: Istilah Advertising yang Penting Diketahui Pemula.

Anda pasti pernah melihat iklan-iklan tersebut, yang muncul di bagian atas hasil pencarian organik Google, juga berderet di sebelah kanan halaman hasil pencarian. Inilah yang disebut 'Sponsored Result' dan pada bagian atasnya terdapat tulisan 'iklan' kecil, dimana pengiklan akan membayar sejumlah uang tertentu apabila ada yang melakukan klik iklan tersebut.

Google menggunakan sistem lelang untuk menampilkan iklan Adwords. Pengiklan saling bersaing satu sama lain agar iklan mereka yang muncul. Siapapun yang menawarkan harga tertinggi dan iklan yang paling 'berkualitas' akan muncul di hasil pencarian.

Nah dari situ lah, kemudian Anda dapat ikut mencicipi pembagian dari hasil yang didapatkan Google melalui program Adwords tersebut dengan cara menampilkan iklan teks atau gambar di situs / blog milik Anda. Bila seseorang mengklik iklan, Anda mendapatkan pembagian hasil sebesar 68% dan sisanya diambil Google sendiri.

Program ini disebut: Google Adsense!

Ini sebuah program yang bagus sekali bagi Anda yang ingin mendapatkan pemasukan tambahan dari blog yang Anda miliki.

Pastikan Anda membaca secara tuntas artikel ini. Sekali lagi saya katakan, Adsense bukanlah program 'cepat-kaya', tapi sebuah program yang memerlukan kerja keras agar berhasil dengan baik. Jangan berpikir hanya dengan berhasil bergabung, dijamin otomatis Anda akan mendapat banyak uang dari program ini.


Bagaimana cara kerja Adsense?
Inilah cara kerja Adsense: pertama sekali tentu saja Anda harus memiliki website ataupun blog, karena disitu nanti Anda akan menayangkan iklan Adsense. Setelah iklan tayang di blog, maka setiap kali ada pengunjung yang melakukan klik terhadap iklan-iklan tersebut, Anda langsung mendapatkan uang.

Ada juga iklan Adsense yang berbasis CPM, dimana Anda bisa mendapatkan uang tanpa klik pada iklan. Lebih lanjut baca: Dapat uang Adsense tanpa klik.

Kemudian, setelah terkumpul pendapatan sebesar $100, baru Anda menerima pembayaran sebenarnya. Pembayaran bisa dilakukan dengan dua cara, bisa melalui cek yang dikirimkan ke alamat Anda, atau melalui Western Union. Tergantung metoda mana yang Anda pilih.

Secara ringkas bisa digambarkan sebagai berikut:
  1. Membuat blog
  2. Mendaftar menjadi penayang Adsense
  3. Memasang kode iklan
  4. Melakukan optimasi
  5. Mendapatkan klik iklan dari pengunjung
  6. Dapat uang!
Meskipun terlihat sederhana tahapan-tahapan di atas, tapi nyatanya untuk bisa mendapatkan hasil yang cukup besar dari Adsense, bukanlah perkara mudah, bukan bisnis semalam jadi. Karena itu saya menyarankan: perlakukan Adsense sebagai bisnis jangka panjang. Kembali saya sampaikan, Adsense bukanlah skema mendapatkan uang dengan cepat. Banyak hal yang perlu dilakukan, yang semuanya memerlukan ketekunan dan kerja keras.


Berapa besar yang bisa saya dapatkan?
Komisi yang Anda peroleh untuk setiap klik tergantung dari berapa besar pengiklan membayar kepada Google atas iklan tertentu. Anda mendapatkan bagi hasil dari nilai itu. Saya mendengar dari banyak publisher besaran nilai klik berkisar antara 1 sen sampai $15 per klik.

Mendapatkan klik bernilai lebih dari $1 mungkin sangat jarang terjadi, walaupun memang ada iklan bernilai tinggi dari waktu ke waktu. Namun demikian, Anda akan menemukan kebanyakan klik yang Anda dapatkan nilainya kecil di bawah $1.

Satu hal, saya tidak bisa memperkirakan berapa yang akan dapatkan dari trafik yang Anda miliki. Banyak sekali orang yang menanyakan dan ingin mengetahui berapa nilai per klik di blog mereka.

Tidak ada seorang pun yang tahu pasti, kecuali Google sendiri, jadi jangan percaya jika ada orang yang mengatakan kalau Anda akan mendapatkan nilai sekian-sekian dolar per klik dengan cara yang mereka tawarkan. Adalah hal yang tidak mungkin bagi saya, bagi semua publisher Adsense untuk mengetahui secara pasti nilai klik ini, karena setiap iklan memiliki nilai berbeda, dan kita tidak pernah tahu berapa pastinya para pengiklan Adwords membayar kepada Google.

Namun memang, nyatanya ada beberapa niche seperti: seks, cara mendapatkan uang, mungkin memberikan nilai klik yang lebih tinggi dari topik lainnya, karena memang topik tersebut memiliki persaingan yang tinggi. Intinya, semakin kompetitif sebuah keyword, maka nilainya klik akan semakin tinggi, karena masing-masing saling berkompetisi agar iklan mereka yang memenangkan lelang dan muncul di halaman blog Anda.

Meskipun, Google tidak pernah memberitahu berapa yang Anda dapatkan untuk setiap klik pada masing-masing iklan, Anda bisa melihat di laporan Adsense, berapa total pendapatan yang Anda hasilkan dalam sehari, seminggu, sebulan dan seterusnya.

Sebagai contoh, jika Anda mendapatkan $13,50 hari ini, dari sebanyak 10 klik, maka Anda bisa menghitung komisi per klik Anda sebesar $1.35. Tapi ingat, tetap ini adalah angka-angka rata-rata. Anda tidak pernah tahu berapa nilai klik dari masing-masing iklan tertentu.

Penghasilan Adsense saya
Saat ini saya telah mendapatkan penghasilan rutin setiap bulan dari Adsense. Nilai pasti dan rincian seperti jumlah klik, nilai CTR dan sebagainya tidak bisa sampaikan disini, karena saya tidak yakin sampai saat ini, apakah hal itu tidak bertentangan dengan kebijakan Adsense.

Saya banyak mendengar cerita sukses para publisher Adsense, dimana mereka mampu mendapatkan penghasilan sampai 5 digit angka (dalam USD). Sangat menggiurkan bukan? Namun, saya tekankan disini, mendapatkan 5 digit angka dari Adsense, sepertinya tidak untuk setiap orang!

Idealnya, Anda harus membuat blog dengan topik yang benar-benar Anda kuasai sepenuhnya. Ini akan mempermudah Anda membuat banyak konten. Dengan banyak konten, trafik akan diharapkan semakin besar, akhirnya penghasilan Adsense akan ikut menjadi besar.

Penghasilan Adsense adalah semata masalah angka. 
Semakin besar trafik yang Anda miliki semakin besar penghasilan Anda!

Satu lagi yang perlu saya sampaikan, penghasilan Adsense tidak lah tetap setiap bulannya. Naik turun. Dan itu adalah hal biasa. Tergantung banyak hal, seperti trafik, nilai klik per iklan dan sebagainya.

Lebih lanjut mengenai nilai klik Adsense yang berubah-rubah, baca artikel: Mengapa Nilai Klik Adsense Berubah-ubah?

Sekian kalinya saya ingatkan, Adsense bukanlah model bisnis semalam jadi, langsung memberi Anda penghasilan melimpah. Walaupun terlihat mudah, namun Anda tidak pernah tahu, seberapa besar kerja keras yang telah saya lakukan untuk memaksimalkan pendapatan dari Adsense.


Membuat blog untuk Adsense Anda
Sebelum Anda membuat blog, pastikan Anda telah memilih topik yang Anda sukai, dan lebih penting lagi topik yang Anda 'tahu banyak' tentangnya. Itu akan membuat lebih mudah menyajikan banyak konten ke depannya.

Sebagai panduan dasar dalam memilih topik blog, baca artikel: Topik Blog Ini Tidak Sesuai untuk Adsense.

Semakin banyak konten yang Anda miliki, semakin besar peluang Anda diterima oleh Google. Selain itu, pastinya, semakin banyak konten dan trafik, maka semakin besar potensi penghasilan Anda.

Jika berminat mendapatkan banyak uang dari program Adsense, persiapkan diri Anda untuk menulis banyak konten dan belajar bagaimana mempromosikan konten tersebut. Jangan pernah berharap melalui blog dengan 10 artikel dapat menghasilkan $100 per bulan! Itu tidak realistis!

Bagi Anda yang belum memiliki blog, silakan baca panduan cara memilih niche terbaik untuk memulai blogging, kemudian dilanjutkan dengan strategi membuat konten hebat segera setelah menentukan topik terbaik blog.


Bagaimana caranya bergabung?
Jika Anda telah memiliki 20 - 30 artikel, silakan klik disini untuk mendaftarkan blog Anda.

Sebelum mendaftar, ada baiknya cek sekali lagi, silakan baca: Apakah blog Anda sudah memenuhi syarat Adsense?

Sekali diterima sebagai publisher, Anda tinggal copy paste kode html yang disediakan ke halaman blog Anda dimana ingin iklan ditampilkan. Anda dapat memilih antara iklan teks saja, atau gambar saja atau kedua-duanya. Terserah pilihan Anda!

Anda dapat memilih banyak ukuran iklan, merubah warna, dan sebagainya untuk disesuaikan dengan theme blog Anda.


Tips Sukses Menjalankan Adsense
Inilah tips utama untuk menjalankan sekaligus meningkatkan penghasilan Adsense:

1. Bangun trafik
Anda tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan jika tidak memiliki trafik yang cukup besar. Jangan berpikir ini adalah program yang mudah dijalankan atau cara cepat menjadi kaya. Program Adsense membutuhkan kerja keras, dan semua berawal dari bagaimana mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya.

2. Eksperimen
Jangan takut melakukan eksperimen. Anda harus melakukannya, cobalah beberapa unit iklan berbeda, 'bermain-mainlah' dengan warna latar belakang dan teks, coba juga format antara teks dan gambar, dan sebagainya. Terus bereksperimen, sampai Anda menemukan yang paling sesuai untuk blog Anda.

Saya sendiri lebih menyukai desain yang membaur dan menyatu dengan warna dan theme blog. Beberapa orang lebih suka membuat iklan menonjol dengan memilih warna yang kontras. Tapi, saya menemukan itu tidak bekerja baik untuk saya, mungkin karena iklan tersebut terlihat benar-benar 'seperti iklan'.

Saya telah menulis banyak tips seputar desain iklan ini, silakan pelajari satu per satu. Inilah artikel tersebut:
3. Buatlah saluran khusus
Saluran khusus (channel) dapat Anda gunakan untuk mengetahui unit iklan mana yang bekerja paling baik. Jaid, setiap kali Anda membuat unit iklan baru, jangan lupa buatlah pula sebuah saluran khusus untuk unit iklan tersebut (beri nama yang mudah seperti: 'diatas posting'), sehingga Anda dapat melacak kinerja iklan tersebut dengan mudah.

Selain itu, ada manfaat lain dari membuat saluran khusus ini, yaitu yang dinamakan penargetan penempatan, ini bagus untuk meningkatkan hasil dari Adsense.

Lebih jauh tentang saluran khusus dan penargetan penempatan, baca: Membuat Saluran Khusus dengan Penargetan Penempatan.

Jika Anda masih bingung tidak tahu harus memulai darimana, Anda dapat memulainya dari artikel ini: tips sukses menjalankan Adsense. Ini adalah kompilasi dari artikel tips Adsense yang pernah saya tulis, saya susun secara sistematis sehingga mudah Anda ikuti secara runut dan tuntas. 


Pendapatan Adsense sangat kecil?
Saya sering ditanya: mengapa pendapatan saya dari Adsense sangat kecil? Ini salah satu pertanyaan yang paling saya benci, bukan apa-apa, karena memang saya tidak bisa menjawabnya.

Ada banyak alasan mengapa penghasilan Adsense sangat rendah. Dan inilah beberapa yang paling pokok:

1. Tidak cukup trafik
Jika blog Anda memiliki pengunjung kurang dari 500 per hari, akan sulit mendapatkan hasil 'lumayan' dari Adsense. Anda harus ingat bahwa hanya sebagian kecil saja dari pengunjung blog yang mengklik iklan (1 - 2% saja). Jadi, jika pengunjung Anda 500, maka Anda hanya mendapatkan 5 klik!

Ingat pula, bahwa kebanyakan klik iklan hanya seharga kurang dari $1. Jadi, inilah faktor utama mengapa penghasilan Anda sangat kecil dari Adsense. Bangun trafik, dengan menyajikan konten berkualitas dengan jumlah yang banyak, adalah prioritas utama yang harus Anda kejar untuk mendapatkan hasil maksimal dari Adsense.

2. Tidak cukup banyak iklan relevan yang tampil
Beberapa niche / topik memiliki lebih banyak iklan untuk ditampilkan. Ini sangat berpengaruh terhadap nilai CTR. Jika iklan yang tampil tidak relevan dengan topik blog, maka pengunjung kecil kemungkinan melakukan klik terhadap iklan.

Untuk itu sekali lagi, Anda harus memiliki konten yang cukup banyak, agar Google dapat menampilkan yang relevan lebih baik. 

Baca: Tips Tambahan Agar Iklan Adsense Lebih Relevan, untuk mengoptimalkan relevansi iklan.

3. Niche bernilai rendah
Harus diakui. Kenyataannya beberapa niche membayar lebih tinggi dari lainnya. Jika topik blog Anda adalah: finance, iklan yang tampil mungkin akan bernilai lebih tinggi dibadingkan iklan bertopik hiburan misalnya.

Jadi, niche atau topik blog memegang peranan penting seberapa besar penghasilan Anda dari Adsense. Tapi, memaksakan diri untuk menulis dengan niche bernilai tinggi, padahal tidak benar-benar menguasai topik tersebut, juga bukan ide yang baik, karena Anda akan mengalami kesulitan dalam mengelolanya kelak. 

Maka dari itu, sulit untuk memprediksi berapa besar hasil kita dari Adsense, terlalu banyak faktor yang berperan di dalamnya.


Tidak disetujui oleh Adsense?
Cukup sering saya mendapatkan pertanyaan: Mengapa blog saya ditolak oleh Adsense? Ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab, tentu saja, karena saya bukan karyawan Google. Jadi, untuk menjawabnya, saya hanya mampu mengira-ngira.

Pertama, ini yang paling sering. Adalah karena tidak cukup konten yang Anda miliki. Saya sering menyarankan sebelum melamar Adsense, siapkan dulu minimal 20 - 30 artikel yang 'bagus'. Artikel tersebut harus mengerucut pada satu topik, tidak melebar kemana-mana. Fokus ke SATU topik!

Google tidak menyukai blog / situs yang menyajikan terlalu banyak topik berbeda, karena akan sulit menargetkan iklan mereka. Semakin sempit dan fokus pada satu topik, semakin baik!

Di samping masalah jumlah artikel, saya juga menekankan untuk memiliki konten yang cukup panjang, minimal 700 kata atau lebih. Google tidak menyukai blog yang miskin konten, karena dianggap blog tersebut dengan tujuan menjalankan Adsense semata. Siapkan konten yang cukup, baik secara kuantitas maupun kualitas, dengan demikian, semakin besar kemungkin Anda diterima mengikuti program Adsense.

Periksa juga, tulisan Anda. Tatabahasa, salah ketik, tata letak, dan sebagainya. Ingat, Anda sedang berusaha berpartner dengan Google (raksasa dan pemimpin industri internet terbesar di dunia), dan yakinlah mereka tidak menyukai situs / blog yang acak-acakan, tidak terlihat profesional, tidak memiliki navigasi yang baik.


Akun Adsense dinonaktifkan?
Sepanjang waktu, banyak sekali publisher Adsense dikeluarkan dari program karena masalah 'aktivitas pelanggaran klik atau potensi terjadinya pelanggaran klik'.

Hal ini membuat frustasi banyak orang, karena mereka mengklaim tidak pernah melakukan pelanggaran apapun.

Lebih jauh tentang pengertian pelanggaran klik dan klik tidak valid, silakan baca: Memahami Klik Tidak Sah di Adsense

Apa batasan dari 'potensi melakukan pelanggaran'? Sayangnya, tidak ada seorang pun yang tahu, kecuali mereka sendiri.

Mari kita bahas lebih lanjut. Ingat, Google menghasilkan uang dari program periklanan. Iklan yang tampil di blog Anda, dibayar oleh seseorang untuk setiap kliknya.

Google memonitor setiap klik dengan sangat teliti, terutama jika untuk akun baru

Sehingga, jika mereka menemukan SESUATU di luar kebiasaan, atau mereka menengarai blog Anda mendapatkan trafik dari sumber yang berpotensi memberikan bot klik otomatis / pelanggaran klik, mereka akan menon-aktifkan akun Anda, untuk melindungi uang pemasang iklan.

Mereka akan menonaktifkan sebuah akun, bukan saja jika mereka menemukan BUKTI terjadinya pelanggaran klik (fraud click), namun juga melakukan hal yang sama ketika mereka menemukan POTENSI atau kecenderungan terjadinya pelanggaran klik.

Kemudian, mereka mengembalikan uang (refund) kepada pengiklan, itulah mengapa Anda tidak menerima pembayaran bila akun Anda dibanned.

Sayangnya, tidak ada seorang pun yang dapat menjelaskan batasan tentang apa yang dimaksud dengan potensi terjadinya pelanggaran klik

Satu lagi yang membuat keadaan lebih buruk, komunikasi mereka ketika menonaktifkan akun adalah sepenuhnya otomatis dan biasanya tanpa peringatan sama sekali sebelumnya. Inilah yang membuat banyak orang frustasi, karena mereka merasa tidak melakukan pelanggaran.

Tidak ada cara untuk mengetahui secara pasti apa penyebabnya akun tersebut dibanned. Pengajuan banding pun seringkali tidak berguna.

Tidak ada seorang pun yang aman dari resiko banned, tidak juga saya, tidak juga Anda. Dan itu adalah salah satu hal yang mesti disadari dan siap dihadapi sejak pertama kali kita mengajukan kerjasama dengan Adsense.

Google akan melakukan apapun untuk melindungi kepentingan (uang) klien mereka, yaitu para pemasang iklan (advertiser), bahka jika harus mengeluarkan kita dari keikutsertaan program Adsense. Google selalu berada di pihak advertiser, bukan kita! Karena dari mereka lah uang berasal.

Terdengar menakutkan? Itulah kenyataannya. Tapi meskipun demikian, sebenarnya tidak ada yang perlu ditakutkan, dikhawatirkan selama kita menjalankan Adsense segaimana mestinya, tanpa melakukan kecurangan dan pelanggaran. Patuhi semua ketentuan dan kebijakan, maka Anda akan awet sebagai mintra Google.

Baca juga artikel seputar menjaga keutuhan akun Adsense:

Mengapa pendapatan berubah-ubah?
Pendapatan Adsense memang tidaklah tetap, tapi selalu berubah, naik turun. Itu adalah hal wajar. Karena memang ada banyak sekali faktor yang mempengaruhinya.

Dua di antaranya adalah perubahan nilai CPC dan penetapan harga cerdik. Lebih lanjut silakan baca artikel ini:

Infografis: Panduan Adsense
Berikut adalah rangkuman langkah dan panduan dasar menjalankan Adsense, mulai dari mendapatkan persetujuan, optimasi pendapatan, dan menjaga keutuhan Adsense.

infografis: cara sukses menjalankan adense


Alternatif selain Adsense
Bila ternyata Anda ditolak atau pun dinonaktifkan oleh Adsense, jangan berkecil hati, selalu ada jalan lain mendapatkan uang dari blog.

Dan inilah beberapa alternatif Adsense, yang bisa Anda coba:
Jangan menaruh telur dalam satu keranjang, jika Anda memiliki beberapa blog, cobalah program alternatif lain, banyak pula cerita sukses mereka yang menjalankannya.

Punya pertanyaan?
Saya senang berbincang dengan Anda seputar masalah Adsense. Silakan kontak saya via Google+ atau Facebook. Atau Anda bisa sharing-sharing dan bertanya apa saja seputar mendapatkan uang dari internet di Grup Facebook saya, saya mengundang Anda untuk bergabung.

Akhirnya, semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda. Sukses selalu untuk kita semua. Terakhir jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kiranya berkenan membagikannya kepada teman Anda, agar semakin banyak orang merasakan manfaatnya. Sebelumnya terima kasih.

Salam.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Tanya dan Jawab Tentang Adsense

Sebenarnya saya sudah banyak mengulas tentang Google Adsense, tapi rupanya masih saja ada beberapa pertanyaan mendasar yang sering ditanyakan teman-teman, yang belum pernah saya tulis dalam sebuah artikel pun.

Nah, kali ini saya sampaikan beberapa pertanyaan seputar Adsense, yang belum pernah saya bahas sebelumnya.

Dalam artikel ini, sengaja saya menulisnya dalam bentuk tanya jawab. Pertanyaannya memang berasal dari teman yang menanyakannya.

T: Apakah ada syarat jumlah pengunjung untuk mendaftar Adsense?
J: Tidak ada! Berapapun pengunjung situs Anda, anda bisa mendaftar ke Adsense. Tapi tentunya, sedikit trafik, sedikit pula penghasilan bukan? Makanya, dalam seri Rumus Keberhasilan Adsense, salah satu faktor mendapatkan penghasilan yang cukup dari Adsense adalah dengan meningkatkan jumlah pengunjung.

T: Permohonan saya ditolak, dengan alasan "Situs tidak sesuai dengan kebijakan Google". Apa yang salah?
J: Yang salah tentunya adalah situsnya. Itu berarti situs atau blog Anda belum memenuhi kebijakan Google Adsense. Sebaiknya baca dulu panduan Kebijakan Adsense sebelum mendaftarkan diri mengikuti program Adsense. Berikut adalah sumber-sumber terpercaya segala hal tentang Adsense yang bisa Anda jadikan rujukan.

T: Apakah adsense akan mempengaruhi, atau menaikkan PR  situs kita?
J: Jawabnya adalah tidak! Tidak ada hubungan antara PR (page rank) Google dan Adsense.

T: Kenapa kok ada perbedaan CPC pada iklan di adsense? Bisakah kita merubahnya?
J: Saya jawab dulu pertanyaan kedua: kita tidak 'kuasa' merubahnya, karena hanya Google sendiri yang mengetahui rumus rahasia di balik nilai CPC. Masalah perbedaan CPC, di sini berlaku hukum pasar. Silakan pelajari lebih jauh mengapa nilai klik Adsense berubah-ubah. Ada hubungan antara supply and demand, atau pasokan dan permintaan.

pertanyaan tentang adsense
T: Bagaimana cara mengetahui nilai CPC dari suatu keyword?
J: Anda bisa menggunakan tool Keyword Planner dari Google Adwords. Dan jangan lupa untuk login ke akun Adwords agar dapat melihat nilai CPC.

T: Bagaimana caranya agar penghasilan dari Adsense maksimal?
J: Pertanyaan yang paling banyak dicari jawabannya. Anda tidak menemukan rumus pasti bagaimana meningkatkan pendapatan Adsense. Namun, begitu tetap ada jalan menuju Roma bukan? 

Strategi dan tips bagaimana meningkatkan pendapatan Adsense, sudah banyak saya ulas. Namun, jika Anda masih bingung harus memulai dari mana, Anda bisa mulai dari artikel saya sebelumnya: langkah sukses menjalankan Adsense.

Nah, itulah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh teman-teman mengenai Adsense. Semoga bermanfaat. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.

Jumat, 13 September 2013

Cara Menjaga Akun Adsense Tidak Dibanned

Sebelum ini saya pernah menulis mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan publisher untuk menjaga keutuhan akun Adsense. Namun kali ini, saya kembali ingin mengulas topik ini dari sudut pandang lain.

Hal pertama yang ingin saya ingatkan adalah, mungkin Anda lupa bahwa Google memiliki banyak dokumentasi berkenaan dengan masalah ini. Tujuannya tentu mereka ingin membantu kita, para publisher Adsense, dapat menjaga akunnya tetap dalam kondisi baik.

Mencegah aktivitas tidak valid
Meskipun, tidak ada cara yang 100% dapat menghindari aktivitas tidak valid, tapi setidaknya panduan dari support Adsense ini dapat dijadikan landasan dan panduan untuk mencegah klik tidak valid.


Berilah perhatian lebih terhadap tips ketiga, yaitu: 'Jangan bermitra dengan pihak-pihak yang tidak tepercaya / memiliki kualitas rendah'. Seringkali situs-situs semacam itu memberikan trafik palsu menggunakan bot yang menyebabkan impresi palsu dan klik yang tidak valid. Dan ini adalah cara tercepat membuat akun Adsense Anda dibanned.

Selalulah waspada ketika mendaftarkan blog Anda ke situs layanan penghasil trafik. Jika tidak jelas cara mereka menghasilkan trafik untuk blog Anda, maka sebaiknya dihindari.

Perhatikan semua aktivitas yang mencurigakan
Google menyarankan Anda untuk memonitor aktivitas trafik blog Anda. Jika Anda menemukan aktivitas, alamat IP situs perujuk yang mencurigakan dana atau jumlah klik yang tidak wajar, Anda dapat segera melaporkannya kepada Google disini.

Bagaimana cara mengajukan banding?
Sehebat apapun sebuah sistem, tidak akan sempurna 100%. Dan nyatanya, meskipun jarang terjadi, adakalanya Google salah dalam mengambil keputusan menonaktifkan akun Adsense seseorang yang sebenarnya telah mematuhi kebijakan. Jika Anda merasa tidak melakukan kesalahan, Anda dapat mengajukan banding disini.

"Adsense adalah scam!"

Banyak orang mengatakan bahwa Adsense adalah scam belaka, ketika akun mereka dinonatifkan.

Menurut saya, Google Adsense jauh bisa dikatakan sebagai scam. Google sesungguhnya menginginkan kita (para publisher Adsense) mencapai kesuksesan. Kenapa? Karena semakin banyak situs berkualitas, semakin banyak situs yang relevan yang dapat diakses oleh advertiser Adwords, maka semakin besar pula pendapatan Google.

Itulah mengapa mereka secara khusus menyediakan tim optimasi Adsense! Satu tim pakar yang siap membantu para publisher Adsense meraih pendapatan semaksimal mungkin. Dengan demikian pendapatan Google pun ikut menjadi lebih besar lagi.

Poin utamanya adalah: tidak ada kepentingan apapun bagi Google untuk menonaktifkan sebuah akun Adsense tanpa ada alasan yang kuat. Karena itu, saya tidak mengerti kenapa sementara orang menganggap Google Adsense sebagai scam.

Jika Google menonaktifkan akun Anda, itu karena mereka meyakini ada resiko terjadinya klik tidak valid, yang jelas-jelas merugikan para pemasang iklan (advertiser) mereka.

Anda harus menyadari satu hal: Pemasang iklan Adwords adalah mitra Google yang mendapatkan prioritas utama. Bukan kita! Publisher Adsense! Jadi, bila mereka menemukan sesuatu yang merugikan advertiser Adwords, mereka akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan mereka. Termasuk jika harus menonaktifkan akun Adsense Anda!

Namun demikian, seperti sudah saya singgung di atas, adakalanya terjadi juga kesalahan dalam pengambilan keputusan oleh Google dalam menonaktifkan satu akun Adsense. Untuk itulah mereka menyediakan fasilitas pengajuan banding.

Setiap hari, Google melakukan 'pekerjaan rumah' mereka, yaitu memastikan advertiser mendapatkan yang terbaik. Mereka akan melindungi sumber pendapatan terbesar mereka, yaitu para pemasang iklan Adwords!

Kesimpulannya: tidak mungkin dan tidak ada cara yang dapat memastikan 100% akun Adsense kita akan aman. Namun jika Anda tidak melakukan pelanggaran dan berusaha mematuhi semua kebijakan Adsense, serta mengikuti panduan artikel ini, maka itu meminimalkan resiko dan akun Anda akan baik-baik saja.

Apakah Anda memiliki pengalaman dalam menjaga keutuhan akun Adsense? Semoga bermanfaat.

Salam.

Rabu, 11 September 2013

Kartu Skor Adsense: Haruskah Dijadikan Patokan?

Sebagai publisher Adsense, pasti Anda menaruh perhatian terhadap fasilitas Adsense yang satu ini, yaitu Kartu Skor.

Secara singkat, kartu skor ini memberikan gambaran umum mengenai kinerja situs / blog Anda dilihat dari sisi optimasi pendapatan Adsense, sekaligus memberikan saran untuk memaksimalkan pendapatan Adsense Anda.

Berdasarkan masing-masing kategori, kita mendapati nilai sebagai berikut:

nilai kartu skor Adsense

Pertanyaannya sekarang adalah: Apakah kartu skor ini memberikan saran terbaik untuk memaksimalkan kinerja Adsense dan wajib diikuti?

Dalam tulisan kali ini saya sengaja ingin menguraikan masalah ini lebih lanjut. Inilah penampakan kartu skor milik saya:

laporan kinerja kartu skor / score card Adsense

Seperti yang Anda lihat di atas. Saya mendapat skor yang sangat rendah pada bagian 'Pengoptimalan pendapatan'. 

Yuk, mari kita coba bahas satu per satu.

Format iklan yang disarankan
Secara umum memang beberapa unit iklan memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan unit iklan lainnya. Dalam hal ini tentu saja Google selalu menyarankan agar menggunakan unit iklan yang paling baik kinerjanya.

Tetapi, menurut saya, tentu saja kita tetap harus melakukan tes terhadap kinerja unit iklan yang terbaik untuk situs kita sendiri. Ukuran besar tidak selamanya bekerja baik pada semua situs. Semua akan tergantung dari desain situs masing-masing. Bahkan jika dipaksakan, hal itu justru akan membuat desain situs akan menjadi 'kacau' dan ujung-ujungnya akan menurunkan pendapatan Adsense.

Sebagai contoh, Google berusaha untuk selalu merekomendasikan unit berukuran 336 x 280 atau 300 x 250 dibandingkan dengan ukuran 250 x 250. Tentu saja, saya tidak bisa memakai unit 336 x 280 pada semua blog yang saya miliki. Seperti pada blog ini, saya lebih suka memasang unit 468 x 60 pada bagian akhir posting, dan selama ini, unit tersebut bekerja dengan baik. 

Jika saya paksakan memasang yang ukuran 336 x 280 misalnya, maka saya tidak melihatnya sesuatu yang baik, karena itu akan membuat tampilan blog ini menjadi 'penuh' dan sesak.

Nah, hal-hal seperti inilah rupanya yang membuat nilai pada kartu skor saya menjadi sangat rendah, karena saya tidak menuruti 'rekomendasi' mereka. 


Iklan teks dan gambar
Setiap kali membuat unit iklan baru, Google selalu menyarankan untuk mengaktifkan format teks dan gambar sekaligus.

Namun, ketika saya memasang unit pada header di www.geekreatif.com, setelah melakukan tes, justru menampilkan iklan gambar saja pada unit tersebut, memberikan CTR yang lebih tinggi dibanding jika mengaktifkan teks dan gambar sekaligus. Begitu pula untuk unit 728 x 90 pada nutrisi-bugar.blogspot.com.

Lagi-lagi, ini membuat nilai kartu skor saya 'jatuh'.


Kesalahan crawler
Jika Anda pernah mendapatkan peringatan tentang kesalahan crawler ini, maka artinya bot Adsense menemui masalah ketika berusaha mengakses situs Anda. Sebaiknya cepat melakukan langkah yang diperlukan. Karena crawler akan menentukan relevansi iklan yang akan ditampilkan di situs / blog Anda.


Google Plus?
Pernahkah Anda merasa aneh mengenai hal ini? Tentu saja, Google+ telah menjadi bagian dari segala apapun yang dilakukan oleh Google, maka dari itu siapa yang bisa protes? Ini adalah produk mereka, tentu mereka akan melakukan segala cara untuk mempromosikannya.

Jujur, menurut pendapat saya, ini sama sekali tidak berpengaruh banyak terhadap perolehan pendapatan Adsense. Tapi, dilihat dari segi pemasaran, saya harus mengakui kepiawaian dan harus mengangkat topi untuk mereka

Bisa saya bayangkan, para publisher Adsense yang bukan pemakai Google+, akan segera menambahkan tombol +1 pada situs / blog mereka, karena ingin mendapatkan nilai 'sempurna' pada kartu skor Adsense mereka, sembari berharap pendapatan Adsense mereka akan meningkat.

Good, very-very smart Google!


Perubahan pada kartu skor
Setiap kali Anda melakukan apa yang direkomendasikan, maka nilai Anda akan meningkat. Perubahan positif ditandai dengan warna hijau. Sebaliknya perubahan negatif ditandai dengan warna merah.

perubahan nilai kartu skor Adsense


Bagaimana pendapat Anda?
Setiap hari, Google berusaha untuk meningkatkan pendapatan mereka. Oleh karenanya, mereka berusaha pula menyajikan tips dan saran kepada para publishernya. Semakin besar pendapatan publisher, maka semakin besar pula pendapatan Google.

Namun, satu hal yang mesti Anda ingat, Google menggunakan statistik global untuk memberikan saran terbaik pada kartu skor mereka. Ini berarti, apa yang bekerja baik untuk mereka, belum tentu sesuai untuk situs atau blog Anda sendiri.

Menurut saya, kartu skor Adsense sangat baik dalam memberikan gambaran umum apa yang 'terjadi' pada akun Adsense Anda. Meski begitu, saya tidak harus melakukan banyak perubahan hanya berdasarkan nilai dan rekomendasi yang mereka sajikan.

Tapi, jika nilai kartu skor Anda rendah pada bagian 'Kesalahan crawler' atau 'Kinerja kecetapan halaman', sudah seharusnya Anda segera melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan. Karena kedua hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja blog Anda, dan tentunya berimbas langsung terhadap perolehan pendapatan Adsense Anda. Untuk poin yang lainnya, saya tidak bisa banyak bicara, melakukan tes adalah tetap yang terbaik

Kesimpulan akhir, seperti yang saya jelaskan di atas, ada beberapa alasan untuk 'tidak mengindahkan' saran dan nilai pada kartu skor Adsense. Dan saya sendiri lebih suka 'mengacuhkannya' pada beberapa hal.

Intinya: lakukan YANG TERBAIK untuk situs / blog Anda sendiri.

Bagaimana pendapat Anda sendiri mengenai kartu skor Adsense ini?

Salam.

Jumat, 30 Agustus 2013

Meminta Teman Untuk Klik: Cara Sukses Adsense?

Banyak forum dan grup di media sosial tentang Adsense, berubah fungsi menjadi ajang C4C (click for click), yaitu saling meminta untuk mengklik iklan Adsense di masing-masing blog.

Ya sah-sah saja sih, namanya juga usaha. Tapi ada pertanyaan di kepala saya: 'Apakah seseorang bisa sukses menjalankan Adsense dengan cara seperti itu?' Saya sering bertanya banyak kepada banyak orang, yang saya anggap cukup berhasil di Adsense, hasilnya tidak ada satupun dari mereka yang melakukannya, apalagi merekomendasikannya.

Pertanyaan tadi menurut saya penting, karena jika memang tidak terbukti membawa keberhasilan, buat apa buang-buang waktu dan energi? Kenapa kita tidak fokus saja terus membangun blog yang bagus? Yang mendatangkan banyak pengunjung?

Cara itu selain tidak terbukti berhasil, juga jelas melanggar kebijakan dan TOS Adsense. Dan Adsense cukup pintar memindai mana klik yang alami dan mana klik yang melanggar. Sedangkan untuk jenis pelanggaran yang satu ini, akibatnya cuma satu: akun Adsense Anda akan dibanned!

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak Anda semua, yang menjalankan Adsense agar tidak sekali-sekali melanggar kesepatakan kita dengan Adsense.

Saya mengerti bahwa Anda ingin dengan cepat mendapatkan hasil dari Adsense, tapi saya berani memastikan bukan begitu cara yang benar mendapatkan uang banyak dari Adsense. Berpikirlah untuk jangka panjang. Jika Anda pernah melakukannya, mulai sekarang stop, selagi Anda masih belum dibanned oleh Adsense. 

Seberapa besar yang Anda dapatkan dengan cara seperti itu? Kenapa mengorbankan keutuhan akun demi beberapa sen per hari?

Dilihat dari sisi manapun, meminta klik Adsense kepada orang lain, bukanlah sebuah pilihan untuk sukses dalam blogging. Anda tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, akun Anda akan dibanned, dan yang pasti nama baik dan reputasi Anda akan 'jatuh' di mata orang lain. Hal yang terakhir yang menurut saya paling merugikan.

So, don't do that! Masih banyak cara yang benar mendapatkan banyak uang dari Adsense. Apakah Anda setuju dengan pendapat saya? Sampai ketidaksetujuan Anda melalui kolom komentar.

Salam.

Rabu, 28 Agustus 2013

6 Faktor Utama Sukses Menjalankan Adsense

Bagaimana cara sukses mendapatkan uang dari blog dengan Google Adsense?

Adsense masih merupakan pilihan utama mendapatkan uang dengan 'mudah' dari blog. Tidak ada pilihan terbaik lainnya di bidang industri PPC yang bisa menyaingi Adsense.

Namun begitu, tidak banyak publisher Adsense yang benar-benar mendapatkan hasil yang memuaskan, bahkan bagi blogger yang 'jago' marketing dan SEO sekalipun. Banyak faktor yang menjadi kendala.

Nah, dari sekian banyak faktor itu, kali ini saya coba meringkas faktor-faktor utama yang sangat mempengaruhi keberhasilan Adsense. Setidaknya saya menemukan 6 faktor utamanya:

1. Konten yang 'brenas'
Hindari menyajikan konten 'basi', yang telah banyak ditulis oleh ribuan blogger lainnya. Jika rank blog masih rendah, maka akan sulit untuk bersaing di SERP.

Untuk itu, menyajikan konten yang bagusfresh, unik dan bermanfaat adalah hal yang mesti dilakukan. Ini akan membuat blog Anda tampil beda dan memenangkan persaingan.

2. Niche bernilai tinggi
Niche mahal juga menjadi salah satu faktor utama meraih sukses menjalankan Adsense. Jika semua blog Anda hanya fokus terhadap keyword bernilai kecil, maka pendapatan Anda pun akan pas-pasan.

Dengan nilai per klik hanya $0,01 dan Anda hanya bisa mendapatkan 300 klik per bulan misalnya, apakah itu cukup untuk mengganti lelah Anda? Saya kira tidak. Oleh karena itu, Anda mesti memikirkan untuk mencari keyword bernilai tinggi, dan itu bisa Anda dapatkan dengan riset kunci dari akun Adwords.

3. Investasi waktu
Ini adalah yang saya rasakan sendiri. Dulu saya blogging hanya sebatas hobi dan mengisi waktu luang. Apa yang saya dapatkan? Untuk bisa mencapai $100 pertama saya membutuhkan waktu lebih dari 6 bulan! Namun seiring waktu lebih yang saya sediakan untuk blogging dan mengelola Adsense, maka pendapatan pun ikut meningkat secara sangat signifikan.

Kesimpulannya, semakin banyak waktu yang Anda sediakan, penghasilan Adsense Anda akan semakin besar. Begitu juga sebaliknya, semakin sedikit Anda menyediakan waktu semakin kecil pendapatan Adsense Anda. So, investasikan waktu Anda dengan cukup.

4. Merotasi unit iklan
Seperti yang pernah saya terangkan dalam tiga sumber trafik blog yang mempengaruhi pendapatan, trafik terbaik untuk Adsense adalah trafik tertarget dari mesin pencari. Lalu, bagaimana jika blog Anda memiliki banyak sekali pembaca setia?

Pembaca yang selalu mengikuti update blog Anda setiap hari cenderung akan mengabaikan iklan Adsense, sehingga kemungkinan mendapatkan klik dari mereka relatif kecil. Nah, untuk itu Anda perlu merubah tampilan iklan Adsense di blog, sebagai penyegaran untuk mengurangi efek ads blindness.

Caranya bisa dengan mengganti ukuran, desain, posisi penempatan. Atau bisa juga Anda menggunakan metode a/b testing, yang akan membuat tampilan iklan berubah setiap pengunjung membuka halaman baru atau merefresh halaman.

5. Posisi penempatan iklan
Faktor utama lainnya adalah posisi iklan Anda. Posisi iklan terbaik, yang paling banyak disarankan adalah di bagian paro atas (above the fold), yang mana iklan bisa terlihat begitu pengunjung membuka blog Anda, tanpa perlu menggulung layar ke bawah.

Jangan remehkan masalah posisi ini, ini benar-benar faktor yang sangat menentukan. Sampai saat ini, unit yang paling besar memberikan revenue di Portal-Uang, adalah yang berada di bawah judul artikel di setiap halaman posting.

Jadi, jika Anda belum pernah mencobanya, kenapa tidak mulai dari sekarang? Bagi yang belum tahu caranya, silakan baca tulisan saya sebelumnya cara memasang iklan Adsense di atas postingan.

6. Trafik tertarget
Sengaja saya menyebut ini pada poin terakhir. Karena, meski semua poin di atas telah dilakukan dengan baik, tidak akan memberi hasil memuaskan jika blog Anda tidak memiliki trafik! Trafik tertarget! Trafik yang berasal dari search engine.

Jadi, Anda harus sedikit memberi perhatian lebih untuk menarik lebih banyak lagi dan lebih banyak lagi pengunjung. Berkomentar di blog lain dan menulis sebagai blogger tamu, dua cara yang bisa diandalkan, cobalah.

Itulah faktor-faktor kunci yang mesti diperhatikan dengan serius untuk meningkatkan pendapatan Adsense Anda. Faktor ini sebagai pelengkap dan penegasan dari rumus keberhasilan Adsense yang pernah saya bahas panjang lebar sebelumnya.

Saran terakhir, terus lakukan tes sampai Anda menemukan optimasi Adsense yang terbaik bagi blog Anda sendiri. Kalau masih bingung mulai dari mana, Anda bisa memulainya dari kompilasi tips sukses Adsense dari tulisan-tulisan saya sebelumnya. Anda bisa memulainya dari sana. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.