Jumat, 23 Agustus 2013

Mencari Trafik atau Mencari Pembaca?

Tulisan ini terinspirasi oleh salah seorang kawan yang mengelola situs infoharga.detikpos.net. Dia bercerita bahwa dua hari terakhir visitor blognya turun sangat drastis, dari yang biasanya mencapai 10.000/hari, sekarang tidak sampai angka 1000-an. Ada penurunan sebanyak 90%!

Menurut dia, itu semua katanya, karena terkena penalti dari update algoritma Google terbaru: penguin, panda, florida, dance dan entah apa lagi (jujur saya tidak paham dengan hal-hal teknis semacam itu). Ini tentu saja, benar-benar satu hal yang amat sangat disayangkan.

Lalu apa yang bisa kita ambil pelajaran dari sini? Saya tidak akan membahasnya secara teknis atau dari kacamata SEO, karena itu bukan bidang yang saya kuasai. Saya hanya ingin menyoroti dari sisi lain, yaitu benarkah trafik adalah segalanya? Setiap blogger, apalagi yang masih pemula, selalu dipusingkan dan memikirkan trafik, trafik dan trafik. Seolah trafik adalah segalanya. 

Betul. Tidak dipungkiri kita semua butuh yang namanya trafik, tanpa trafik yang memadai maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa dari kegiatan blogging kita. Tapi satu hal yang seringkali dilupakan oleh banyak blogger adalah 'pembaca setia blog Anda'! Menurut saya, yang kedua itu jauh lebih utama dibandingkan hanya sebatas deretan angka statistik bernama 'trafik'.

Trafik tidaklah sama dengan pembaca setia Anda. Oya? Ya jelas, trafik dan pembaca blog Anda adalah dua hal yang berbeda:

1. Anda bisa mendapatkan trafik cukup dengan menguasai jurus-jurus maut SEO. Trafik datang karena Anda hebat dalam SEO, tapi pembaca Anda datang karena mereka tertarik dan merasakan manfaat yang Anda berikan.

2. Trafik bisa Anda beli! Benar, Anda bisa membeli trafik, tapi Anda tidak akan bisa membeli kesetiaan pembaca blog Anda.

3. Trafik tidak bisa berlangganan blog Anda, tapi pembaca setia melakukan hal itu.

4. Trafik tidak menautkan link ke blog Anda, tapi pembaca setia Anda bisa melakukannya secara sukarela.

5. Trafik tidak bisa mengomentari tulisan-tulisan Anda, tapi pembaca setia akan mengomentarinya. Memberi masukan, bertanya, marah, dongkol atau mengucapkan terima kasih dengan tulus kepada Anda.

Jadi, menurut saya: 
Pengunjung dan pembaca setia adalah sesuatu yang mesti Anda dapatkan, karena itu adalah 'bahan bakar' utama yang menghidupi blog Anda. Bukan sederet angka statistik bernama TRAFIK!

Itulah mengapa saya lebih mementingkan membangun hubungan secara personal dengan pembaca dan pengunjung blog saya. Karena saya ingin menghargai mereka sebagai 'manusia' bukan sekadar deretan angka-angka. Semoga memberi pencerahan. Bagaimana menurut Anda?

Salam.

Peringatan Aneh Dari Google Adsense

Mungkin Anda yang memanfaatkan fitur otorisasi situs di Google Adsense, juga pernah mengalaminya.

Ya, beberapa hari terakhir ini saya mendapatkan peringatan yang menurut saya 'agak aneh' ketika log in ke akun Adsense.

Saya menemukan tulisan seperti ini:

Iklan Anda baru-baru ini ditampilkan pada situs web yang belum diotorisasi. Untuk menghindari hilangnya pendapatan, pastikan untuk mengotorisasi situs apa pun yang menampilkan iklan dengan mengunjungi setelan akun.

Kenapa saya bilang aneh? Karena begitu saya klik setelan akun, saya justru menemukan alamat situs milik Google, yaitu "webcache.googleusercontent.com". Dalam hati saya bertanya-tanya, kenapa Google tidak mengenali situs miliknya sendiri? Dan kenapa bisa iklan saya muncul di situ? Aneh!

Dengan rasa penasaran saya mencari kesana-kemari, akhirnya saya menemukan keterangan ini di halaman dukungan Adsense:

Pesan untuk situs yang tidak diverifikasi di halaman muka Anda
Penjelasan: Ketika menggunakan fitur verifikasi situs, situs yang tidak Anda verifikasi akan mendapatkan pesan di halaman muka Anda. Kami saat ini menganggap semua situs yang di frame sebagai situs yang tidak diverifikasi, termasuk ketika user mencari melalui Google Images dan situs Anda ditampilkan melalui frame. Kami menyarankan Anda untuk menambahkan framed dan url lain dari situs Anda untuk mempercayai daftar situs yang Anda verifikasi. Kami akan terus berusaha menginvestigasi cara untuk memperbaiki fitur ini.

Jadi, yang menjadi permasalahan adalah, blog saya ditampilkan melalui chace di Google. Lalu bagaimana agar ini tidak terjadi lagi? Apakah saya juga harus memverifikasi bing cache, google cache, google translator, dan alamat terpercaya lainnya? Entahlah. Saya masih ingin melihat dulu, apakah ke depan masih akan terjadi lagi atau tidak.

Tapi, sekarang minimal saya mengerti bahwa ini disebabkan oleh cache dan frame di mesin pencari. Sedikit melegakan, karena tidak akan kaget-kaget lagi jika muncul hal serupa. Karena jujur saja, pada waktu pertama melihatnya, saya sempat berpikir apakah ada orang lain yang memasang kode Adsense saya di situs mereka dengan niat tidak baik? Mmmm... ternyata Google sendiri masih kebingungan mencari solusi, hehehe....

Lepas dari itu, untuk tujuan keamanan, saya tetap merekomendasikan Anda untuk mengotorisasi situs yang Anda miliki. Apakah Anda juga pernah mengalaminya? Jika punya tips tentang hal ini, mohon kiranya untuk berbagi. Sukses selalu untuk kita semua.

Salam.